Posts

Showing posts with the label Linux Mint

Install Xed di Debian 13 KDE Plasma

Image
Saya sudah terlanjur nyaman menggunakan KDE Plasma dan Debian. Sebelumnya memang saya sudah lama menggunakan Linux Mint. Hanya saja untuk laptop jadul yang udah tua sekali ini tidak saya install Linux Mint. Adapun fitur dari Linux Mint memang sebagian sudah nyaman juga sebenarnya. Jadinya, dengan berat hati aplikasi semisal xed masih saya perlukan walaupun di KDE Plasma sendiri juga banyak aplikasi serupa. Hanya saja, seperti yang telah saya katakan tadi, kenyamanan jadi faktor utama. Nah, kali ini saya hanya ingin menjalankan xed itu di Debian 13 KDE Plasma. Berikut adalah cara installasi yang lumayan mudah rupanya. sudo mkdir -p /etc/apt/keyrings gpg --keyserver hkps://keyserver.ubuntu.com --recv-keys A6616109451BBBF2 gpg --export A6616109451BBBF2 | sudo tee /etc/apt/keyrings/linuxmint.gpg > /dev/null echo "deb [signed-by=/etc/apt/keyrings/linuxmint.gpg] http://packages.linuxmint.com gigi main upstream import backport" | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/mint.list sudo ap...

Repo Linux Mint Ulyssa 2024

Barangkali masih ada yang menggunakan Linux Mint Ulyssa di tahun 2024 ini yang mengalami kesulitan konek ke reponya. Berikut ini link yang masih aktif update paket untuk Ulyssa sampai hari ini: deb http://mirror.0x.sg/linuxmint ulyssa main upstream import backport deb http://archive.ubuntu.com/ubuntu focal main restricted universe multiverse deb http://archive.ubuntu.com/ubuntu focal-updates main restricted universe multiverse deb http://archive.ubuntu.com/ubuntu focal-backports main restricted universe multiverse deb http://security.ubuntu.com/ubuntu/ focal-security main restricted universe multiverse deb http://archive.canonical.com/ubuntu/ focal partner Silakan untuk digunakan pada Linux Mint Ulyssa, jika masih error tolong ditulis di kolom komentar. Terima kasih.

Install Font di Linux Mint

Cara paling mudah adalah dengan meng-klik file font yang akan diinstall. Namun, jika file font yang diklik tersebut tidak muncul karena tidak ada aplikasi yang bisa membukanya, maka install saja font viewernya dulu. Lakukan perintah berikut di terminal: sudo apt install gnome-font-viewer Nah, setelah terinstall Gnome Font Viewer, ketika file font diklik akan muncul tampilan font dan tombol untuk install sudah tersedia.

Kembalikan Fungsi Last Folder Untuk Upload File pada Chrome/Chromium

Sempat kewalahan juga dengan perubahan pada Linux Mint sejak saya upgrade ke versi di atas Ulyssa seperti yang pernah saya posting sebelumnya di sini: https://slackist.blogspot.com/2023/02/opendialog-tidak-bisa-kembali-ke-last.html Dikarenakan saya bekerja dengan banyak file yang harus diupload dan download, maka fungsi kembali ke folder terakhir diakses setelah melakukan upload itu sangat penting. Oleh karena itu, saya terus mencari solusi untuk keperluan tersebut. Akhirnya, solusi yang saya dapat adalah dengan melakukan: sudo apt purge xdg-desktop-portal-gtk sudo reboot Nah, dengan kedua command tersebut, masalah teratasi, dan sekarang fungsi Chrome dan Chromium sudah kembali seperti semula ketika saya masih menggunakan Ulyssa. Update lagi 30 Mei 2024: Setelah dicoba lagi, sepertinya sudah cukup dengan disable pada portal-gtk saja: systemctl --user stop xdg-desktop-portal-gtk.service systemctl --user disable xdg-desktop-portal-gtk.service systemctl --user mask xdg-desktop-portal-gtk....

OpenDialog Tidak Bisa Kembali ke Last Path di Linux Mint 21.1

Image
Disebabkan sering mengupload file-file yang jumlahnya lumayan banyak, rasanya jika fitur kembali ke folder yang telah dipilih sebelumnya ketika membuka file dialog untuk memilih file yang akan diupload sudah tidak bisa difungsikan lagi akan sangat menggangu pekerjaan. Ingin melakukan upload file saja satu-satu pilih file di folder yang sama menjadi sangat tidak menyenangkan karena harus masuk ke folder dan subfolder lagi. Mengcopy file yang akan diupload ke folder desktop bukanlah solusi yang bagus. Setidaknya hal ini saya alami ketika menggunakan browser Google Chrome yang sudah bertahun-tahun saya gunakan. Karena penasaran, akhirnya saya coba install juga Microsoft Edge dengan hasil yang sama saja dengan Chrome maupun Chromium. Sedangkan pada browser Firefox tidak ditemukan masalah ini. Hanya saja, saya sudah terlanjur terbiasa di Google Chrome, mau pindah lagi ke Firefox rasanya sudah tidak menyenangkan juga. Hasil penelusuran di Google, saya temukan link berikut ini: https://www.re...